Universitas Harkat Negeri menjadi tuan rumah kegiatan Diseminasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi PTS Jawa Tengah Berdampak yang digelar di Aula Kampus Mataram, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan.
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Harkat Negeri sebagai penyelenggara kegiatan strategis tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah.
“Satu kehormatan bagi kami ditugasi menjadi tuan rumah kegiatan penting ini. Sebagai universitas yang terus belajar dan berkembang, kami mengajak seluruh PTS untuk berkolaborasi memajukan pendidikan tinggi di wilayah masing-masing,” ujar Sudirman.
Ia menekankan bahwa keberadaan banyak perguruan tinggi justru menjadi kekuatan untuk saling mengasah dan membangun ketergantungan positif.
“Tidak ada lembaga yang bisa berjalan sendiri. Kita perlu menjalin sinergi kemitraan, baik melalui riset bersama, pembentukan pusat studi, maupun berbagai program kolaboratif lainnya,” tambahnya.
Sudirman juga berharap dukungan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah terus diperkuat guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Aisyah Endah Palupi, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya transformasi perguruan tinggi melalui implementasi IKU yang berorientasi pada dampak nyata.
“Perguruan tinggi harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar aktivitas akademik. IKU dirancang untuk mengukur kontribusi nyata pendidikan tinggi terhadap masyarakat serta memastikan relevansinya dengan kebutuhan zaman,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peran strategis LLDIKTI sebagai orkestrator dalam ekosistem pendidikan tinggi. Menurutnya, LLDIKTI tidak hanya memastikan capaian IKU secara administratif, tetapi juga mengawal proses pencapaiannya secara sistemik.
“LLDIKTI berperan menyelaraskan kebijakan, memperkuat kapasitas, menjaga mutu, membangun jejaring, serta mendorong percepatan kinerja agar IKU perguruan tinggi dapat tercapai secara berkelanjutan,” ungkap Aisyah.
Dalam konteks agenda nasional, pendidikan tinggi dinilai memiliki peran penting sebagai motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini diwujudkan melalui penguatan talenta unggul, pengembangan inovasi dan riset yang solutif, serta kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menciptakan masa depan bangsa,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI menegaskan komitmennya untuk menjadi katalis transformasi PTS di Jawa Tengah menuju perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.