Daftar Sekarang

30 Calon Mahasiswa Baru Universitas Harkat Negeri Raih Beasiswa Sadesa Pemkab Tegal

02 September 2026 15:24:41 WIB
images/article_img_30_Calon_Mahasiswa_Baru_Universitas_Harkat_Negeri_Raih_Beasiswa_Sadesa_Pemkab_Tegal.jpg

Sebanyak 362 putra-putri Kabupaten Tegal berhasil lolos hingga tahap akhir dan
berhasil meraih Beasiswa Program Unggulan Bupati Tegal Satu Desa Satu Sarjana
(Sadesa), diantaranya ada 30 calon mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri yang
menerima beasiswa tersebut.

Penyerahan Surat Keputusan Bupati Tegal tentang Penerima Beasiswa Program
Unggulan Bupati Tegal Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa) diserahkan langsung oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud didampingi Kepala Bapperida
Kabupaten Tegal, Muhammad Faried Wajdi kepada Pimpinan Perguruan Tinggi mitra di
Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat (21/8/2026).

Gunawan Adib Achmadi, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Universitas Harkat Negeri, menerima langsung SK Bupati tentang Penerima Beasiswa
Sadesa di Universitas Harkat Negeri.

Universitas Harkat Negeri menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tegal atas kepercayaan yang
diberikan untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan para penerima beasiswa.

“Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami.
Universitas Harkat Negeri berkomitmen memberikan pendidikan terbaik, mendampingi
mahasiswa hingga berhasil, dan memastikan amanah beasiswa ini memberi manfaat
nyata bagi mahasiswa, keluarga, dan kemajuan daerah,” ujarnya.

“Terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang telah dibangun. Semoga kerja sama
ini terus berkembang dalam melahirkan generasi unggul yang berkarakter, kompeten,
dan siap berkontribusi bagi Tegal dan Indonesia,” tambah Adib.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris
Daerah Kabupaten Tegal, mengatakan program Sadesa merupakan upaya memperluas
akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

“Pemerintah Kabupaten Tegal memandang pendidikan merupakan investasi paling
penting dalam membangun masa depan daerah. Pembangunan tidak hanya berbicara
tentang pembangunan fisik, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang
berkarakter, kompeten, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia merinci, jumlah penerima Sadesa tahun ini meningkat dari 287 orang mahasiswa
pada 2025 menjadi 362 orang mahasiswa pada 2026. Program ini melibatkan tujuh
perguruan tinggi mitra, yakni Universitas Bhamada, STKIP NU, Poltek Purbaya,
Universitas Muhammadiyah Tegal, Universitas Harkat Negeri, Universitas Pancasakti
Tegal, dan Universitas IBN.

Bupati Tegal berharap kerja sama dengan perguruan tinggi tidak berhenti pada
pemberian beasiswa.

“Saya berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan pendidikan
dan program beasiswa saja, tetapi benar-benar mampu menghasilkan lulusan yang
berkarakter, memiliki integritas, kompetensi, dan pada waktunya mampu memberikan
kontribusi untuk kemajuan desa dan Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Kepada para penerima, ia berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan
sungguh-sungguh. Para peserta diminta untuk mengembangkan soft skills, seperti
komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, dan kepedulian sosial.

“Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap
persoalan di masyarakat. Dan satu hal yang tak kalah penting, dari mana kalian
berasal, ketika nanti telah meraih gelar, ilmu, dan pengalaman, dapat kembali memberi
manfaat untuk keluarga dan masyarakat Kabupaten Tegal,” pesannya.

Salah seorang penerima beasiswa tersebut, Almira Safinatun Najah, mahasiswi S1
Teknik Informatika yang berasal dari Desa Tegalandong, menyampaikan ucapan terima
kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal karena beasiswa ini dapat membantu
melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi tanpa mengeluarkan biaya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal atas
diberikannya Beasiswa Sadesa, dengan program ini saya bisa melanjutkan perguruan
tinggi di Universitas Harkat Negeri,” tambah Amelia Dwi Zahra, mahasiswa S1 Teknik
Informatika penerima beasiswa dari Desa Kudaile.

Bagikan Berita ini: