Universitas Harkat Negeri melalui Knowledge Management Library & Publisher menggelar
Harkat Library Awards 2026 di Aula Kampus Mataram, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi
bentuk apresiasi kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, program studi, dan pemustaka
e-library yang aktif memanfaatkan layanan perpustakaan sekaligus mendorong penguatan
budaya literasi di lingkungan kampus.
Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga diisi dengan bedah buku Grit karya Angela
Duckworth yang dibawakan oleh Yeni Priatna Sari. Melalui sesi tersebut, peserta diajak
memahami pentingnya grit atau kegigihan sebagai salah satu faktor penting dalam meraih
kesuksesan. Pemateri menjelaskan bahwa bakat perlu disertai latihan yang konsisten agar
berkembang menjadi keterampilan, sementara keterampilan yang dipadukan dengan usaha
berkelanjutan akan menghasilkan prestasi.
Kepala Knowledge Management Library & Publisher Universitas Harkat Negeri menyampaikan
bahwa perpustakaan saat ini telah berkembang menjadi pusat informasi dan literasi, bukan
sekadar tempat meminjam buku.
"Di era transformasi digital, perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat peminjaman
buku, tetapi telah menjadi pusat informasi dan pengembangan literasi. Melalui Harkat Library
Awards 2026, kami ingin memberikan apresiasi kepada sivitas akademika yang aktif
memanfaatkan perpustakaan sekaligus menginspirasi warga kampus lainnya untuk semakin
meningkatkan budaya membaca dan belajar sepanjang hayat," ujarnya.
Ia berharap penghargaan tersebut mampu menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika agar
semakin optimal memanfaatkan berbagai layanan perpustakaan dalam mendukung proses
pembelajaran, penelitian, dan pengembangan diri.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Harkat Negeri,
Gunawan Adib Achmadi saat membuka kegiatan menegaskan bahwa perpustakaan merupakan
jantung literasi di perguruan tinggi.
"Perpustakaan bukan sekadar etalase buku, melainkan sumber literasi yang menjadi napas dunia
pendidikan. Tantangan kita saat ini bukan hanya rendahnya minat baca, tetapi juga kemampuan
memahami isi bacaan. Karena itu, perpustakaan perlu terus menghadirkan berbagai program
kreatif seperti forum diskusi, bedah buku, dan kegiatan literasi lainnya agar mampu menarik
minat masyarakat akademik," katanya.
Menurutnya, budaya membaca memiliki peran penting dalam membangun kemampuan berpikir
kritis yang menjadi bekal utama mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa
depan.
Melalui penyelenggaraan Harkat Library Awards 2026, Universitas Harkat Negeri berharap
budaya literasi semakin tumbuh di lingkungan kampus. Apresiasi kepada sivitas akademika yang
aktif memanfaatkan perpustakaan diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus memotivasi
mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan
menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya akademik.