Daftar Sekarang

Mahasiswa Baru Universitas Harkat Negeri Inisiasi Gerakan Sosial Peduli NTT

18 September 2026 09:10:00 WIB
Mahasiswa Baru Universitas Harkat Negeri Inisiasi Gerakan Sosial Peduli NTT

Semangat kepedulian sosial ditunjukkan mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Para mahasiswa baru menginisiasi Gerakan Sosial Peduli NTT dengan mengumpulkan sejumlah sembako seperti beras, minyak, mie instan, dan lainnya sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gerakan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, kepada perwakilan mahasiswa asal NTT, Yuliana Alexandria Lape, pada pembukaan PKKMB 2026, Rabu (16/9/2026), di Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari semangat mahasiswa baru untuk tidak hanya memulai perjalanan akademik di perguruan tinggi, tetapi juga membangun kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said mengatakan, perkembangan teknologi dan inovasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kita hidup di era digital dengan berbagai inovasi telah mengubah wajah dunia. Perguruan tinggi hari ini tidak boleh hanya mencetak lulusan yang pintar secara teori, tetapi juga harus membekali mahasiswa dengan keterampilan, kreativitas, daya juang, dan kemampuan berkolaborasi secara global,” ujar Sudirman Said.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Namun, sehebat apa pun teknologi, ia tidak ada artinya jika tidak dibarengi dengan nilai kemanusiaan. Inilah yang saya kagumi dari mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri tahun 2026, yang sejak awal sudah menunjukkan kepedulian sosial dengan menginisiasi Gerakan Sosial Peduli NTT,” katanya.

Sudirman menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan cerminan nilai yang ingin dibangun Universitas Harkat Negeri kepada mahasiswanya.

“Aksi ini bukan sekadar simbol, melainkan pernyataan bahwa mahasiswa Universitas Harkat Negeri bukan hanya mengejar masa depan untuk diri sendiri, tetapi juga hadir memberi kehidupan, hadir terhubung dengan masyarakat, hadir sebagai manusia yang relevan dan menjadi harapan bangsa,” tutur Sudirman.

Sementara itu, Yuliana Alexandria Lape, mahasiswa asal NTT, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan sivitas akademika dan mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri terhadap NTT.

Menurut Yuliana, Gerakan Sosial Peduli NTT memiliki makna tersendiri bagi mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asalnya. Gerakan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa keberadaan mahasiswa di perguruan tinggi tidak terlepas dari kepedulian terhadap masyarakat dan daerah asal.

“Bagi saya, gerakan ini bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang kepedulian dan rasa saling memiliki. Sebagai mahasiswa asal NTT, saya merasa sangat terharu karena sejak awal kami sudah diajak untuk membangun kepedulian dan tidak melupakan daerah asal kami,” ujar Yuliana.

Ia berharap Gerakan Sosial Peduli NTT dapat menjadi langkah awal dari gerakan sosial yang lebih luas di lingkungan mahasiswa Universitas Harkat Negeri.

“Saya berharap gerakan ini tidak berhenti pada saat PKKMB saja. Semoga kepedulian ini bisa terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama mahasiswa Universitas Harkat Negeri untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, Umriaty menuturkan, Gerakan Sosial Peduli NTT sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai Berdaya, Terhubung, dan Relevan yang menjadi semangat Universitas Harkat Negeri. Mahasiswa didorong untuk memiliki keberdayaan dalam menghadapi perubahan, membangun koneksi dengan masyarakat, serta menghadirkan kontribusi yang relevan bagi lingkungan dan bangsa.

Melalui inisiatif tersebut, PKKMB 2026 tidak hanya menjadi pintu masuk mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik di Universitas Harkat Negeri, tetapi juga menjadi ruang awal untuk menumbuhkan karakter, solidaritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

 

Bagikan Berita ini: