Dua mahasiswa Program Studi D-3 Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Harkat Negeri berhasil meraih prestasi gemilang di ajang International Student Mobility 2025 (ISM 2025) – Capture Moments, Share Culture. Kompetisi internasional ini berlangsung pada 1 Januari – 19 Juli 2025 di Universitas Pancasakti Tegal.
Favian Fauza Adi Raharsyah sukses meraih Juara 1 kategori Culinary Photography, sementara Rizki Arif Ramadani memperoleh gelar 2nd Runner Up Cultural Photography Competition.

Karya Favian berjudul “A Bite of Local Story” berhasil memikat dewan juri internasional dengan menyoroti detail proses kuliner tradisional Indonesia. Melalui bidikan close-up, ia menunjukkan tekstur, suasana dapur lokal, serta esensi warisan kuliner yang sederhana namun autentik.
Favian menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.
“Motivasi saya kedepan adalah ingin lebih bersaing dengan kampus lain. Kesan pertama tentu senang dan bangga bisa sampai di titik ini. Pesan saya, semua butuh proses. Saya juga ingin menjaga nama baik diri saya dan kampus,” ungkapnya.

Sementara itu, karya Rizki berjudul “Wayang Golek is a symbol of local wisdom and Indonesia’s storytelling art” mengangkat pesan kuat tentang kearifan lokal dan seni bercerita tradisional Indonesia. Foto tersebut menggambarkan wayang golek sebagai simbol warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Rizki juga menyampaikan rasa bangganya bisa berprestasi di ajang internasional.
“Saya yakin bahwa saya bisa menang, dan sangat gokil rasanya bisa meraih prestasi di level internasional. Dari pencapaian ini saya bisa membeli kamera sendiri, Canon EOS RP, agar semakin konsisten berkarya,” tuturnya.
Kaprodi DKV Universitas Harkat Negeri, Robby Hardian, mengapresiasi prestasi kedua mahasiswanya ini.

“Saya mengucapkan rasa syukur dan rasa bangga yang sebesar-besarnya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami dalam ajang lomba fotografi ini. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa DKV mampu menunjukkan kompetensi, kreativitas, serta daya saing di tingkat internasional meskipun kampus kita terletak di kota kecil. Prestasi ini mencerminkan kualitas pembelajaran yang berbasis pengalaman, kolaborasi, dan penguasaan fotografi yang relevan dengan kebutuhan saat ini,” jelasnya. Ia juga berharap capaian tersebut bisa memacu semangat mahasiswa lainnya.
“Selamat dan sukses untuk para mahasiswa yang telah berprestasi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pungkasnya.