Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Kota Tegal yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Direktur Pusat Kajian Perkotaan Pesisir Universitas Harkat Negeri, Marco Kusumawijaya, menegaskan pentingnya peran universitas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam perencanaan dan pembangunan kota. Melalui kerja sama Pusat Kajian Perkotaan Pesisir Universitas Harkat Negeri dengan Rujak Center for Urban Studies, pihaknya mendorong agar riset yang dilakukan benar-benar selaras dengan kebutuhan dan kondisi riil Kota Tegal.
“Peran universitas adalah memberikan pertimbangan akademik dalam perencanaan pembangunan kota. Tantangan ke depan perlu kita kaji dan bahas bersama agar dapat diantisipasi dan dipersiapkan sejak dini. Riset yang kami kerjakan sebisa mungkin berbasis pada kebutuhan wilayah Kota Tegal, sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat,” ujar Marco.
Dalam diskusi tersebut, isu perubahan iklim menjadi salah satu fokus utama. Sebagai kota pesisir, Kota Tegal dihadapkan pada tantangan serius seperti rob yang berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan infrastruktur perkotaan. Posisi strategis Kota Tegal di jalur Pantura turut menuntut perencanaan kota yang adaptif, inklusif, dan berkeadilan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tegal, Joko Sukur Baharudin, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ia mengapresiasi Universitas Harkat Negeri yang menjadikan Kota Tegal sebagai objek penelitian terapan lintas sektor.
“Kami senang bisa berkumpul untuk berbagi informasi dan transfer pengetahuan. Kami bersyukur Kota Tegal menjadi objek penelitian, sehingga hasilnya diharapkan dapat menjadi masukan konkret bagi pengembangan Kota Tegal yang lebih baik dan berkeadilan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Tegal dan Universitas Harkat Negeri dalam menghadirkan solusi yang relevan dan aplikatif bagi masyarakat.
Diskusi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tegal, antara lain Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun fondasi perencanaan kota yang lebih kompak, adaptif terhadap tantangan perubahan iklim, serta mampu mewujudkan pembangunan Kota Tegal yang berkeadilan bagi seluruh warganya.