Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis program studi dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi awal yang kuat di bidang analisis data, khususnya melalui pemanfaatan perangkat lunak Microsoft Excel.
Pelatihan yang menghadirkan Rizky Luxianto, dosen dari Universitas Indonesia, sebagai narasumber diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 1. Dalam sesi pemaparannya, Rizky menjelaskan peran penting Microsoft Excel sebagai salah satu tools dasar yang masih banyak digunakan dalam dunia akademik maupun industri untuk pengolahan dan analisis data.
“Peserta kami ajak memahami berbagai fitur Excel yang relevan dengan kebutuhan analisis data, mulai dari pengelolaan data, penggunaan formula dan fungsi, hingga teknik analisis sederhana yang dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” ungkap Rizky.
Ia menambahkan bahwa penguasaan tools dasar seperti Excel sangat penting sebelum mahasiswa beralih ke perangkat lunak analisis data yang lebih kompleks. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan analisis data secara praktis dan sistematis.
Ketua Program Studi S1 Sains Data, M. Bakhar, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai fondasi awal bagi mahasiswa dalam menghadapi mata kuliah lanjutan serta tantangan di dunia profesional.
“Dengan dilaksanakan kegiatan workshop yang bertema ‘Ms Excel for Data Analysis: Membangun Kompetensi Awal Mahasiswa S1 Sains Data’, kami berharap mahasiswa memiliki pemahaman dan keterampilan dasar yang kuat dalam analisis data menggunakan Microsoft Excel,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik langsung di laboratorium komputer. Mahasiswa aktif berdiskusi dan mencoba berbagai studi kasus sederhana yang diberikan oleh narasumber, sehingga proses pembelajaran berlangsung interaktif dan aplikatif.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan agenda sarasehan dan pembentukan komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara dosen dan mahasiswa serta menciptakan ruang kolaborasi yang berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dibentuk komunitas “Sentra Dialog Saintek”, yang diharapkan menjadi wadah komunikasi, diskusi, dan berbagi pengetahuan antara mahasiswa dan dosen di bidang sains dan teknologi, khususnya Sains Data.
Bakhar menambahkan, melalui komunitas ini, mahasiswa dan dosen dapat saling bertukar pengalaman, gagasan, serta ide-ide inovatif yang mendukung pengembangan keilmuan dan atmosfer akademik yang lebih dinamis. Sarasehan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kolaboratif yang ingin dibangun oleh Program Studi S1 Sains Data.
Kegiatan malam tersebut semakin semarak dengan adanya live musik, yang menghadirkan suasana santai dan menyenangkan. Nuansa informal ini diharapkan mampu memperkuat kedekatan emosional antara dosen dan mahasiswa, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kondusif.

Melalui rangkaian kegiatan Pelatihan MS Excel for Data Analysis, sarasehan, hingga pembentukan komunitas, Program Studi S1 Sains Data berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kompetensi mahasiswa, serta membangun budaya akademik yang kolaboratif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam mencetak lulusan Sains Data yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era data-driven.