Daftar Sekarang

PKKMB 2026 Universitas Harkat Negeri Sambut 1.090 Mahasiswa Baru dari 20 Provinsi

18 September 2026 13:10:00 WIB
PKKMB 2026 Universitas Harkat Negeri Sambut 1.090 Mahasiswa Baru dari 20  Provinsi

Universitas Harkat Negeri resmi menyambut 1.090 mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kampus Mataram, Universitas Harkat Negeri, upacara pembukaan dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, serta membangun semangat sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Harkat Negeri.

Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa baru tidak hanya menjadi momentum penting bagi para mahasiswa, tetapi juga bagi Universitas Harkat Negeri yang terus berkembang, membangun reputasi, dan berupaya melahirkan generasi yang berdaya, terhubung, dan relevan.

“Selamat datang di kampus kebanggaan kita, Universitas Harkat Negeri,” ujar Sudirman Said dalam sambutannya.

Tahun ini, 1.090 mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebaran tersebut mencakup 20 provinsi, tidak hanya dari wilayah Tegal dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Banten, Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Riau, Jambi, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur hingga Papua.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 389 mahasiswa bergabung di Sekolah Vokasi, 128 mahasiswa di Fakultas Psikologi dan Pendidikan, 218 mahasiswa di Fakultas Sains dan Teknologi, serta 354 mahasiswa di Fakultas Sosial dan Humaniora.

Sudirman mengatakan, keberagaman asal daerah tersebut menjadi gambaran bahwa kampus Universitas Harkat Negeri semakin terbuka bagi generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia.

“Angka ini bukan sekadar jumlah, melainkan sebuah potret keberagaman, sebuah miniatur Indonesia,” katanya.

Menyalakan Potensi, Menggerakkan Aksi

PKKMB Universitas Harkat Negeri Tahun 2026 mengusung tema “Menyalakan Potensi, Menggerakkan Aksi, dan Menciptakan Dampak bagi Masyarakat.”

Menurut Sudirman, tema tersebut harus dimaknai sebagai ajakan bagi mahasiswa baru untuk tidak berhenti pada potensi dan gagasan, tetapi mampu mengubahnya menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa baru yang tergabung dalam angkatan Arkasena Pradikta. Nama tersebut memiliki filosofi sebagai barisan generasi pembawa cahaya yang bergerak bersama dengan visi, inovasi, dan kebijaksanaan untuk menciptakan perubahan serta membangun masa depan yang lebih baik.

“Saya menitipkan harapan besar pada nama ini. Jadilah benar-benar Arkasena Pradikta; jadilah cahaya yang menerangi di tengah ketidaktahuan, bergeraklah bersama dalam harmoni, dan gunakan kebijaksanaan serta inovasi Anda untuk menjawab tantangan bangsa,” pesan Sudirman.

Ia kemudian menitipkan tiga pilar utama yang perlu dipegang mahasiswa selama menjalani pendidikan di Universitas Harkat Negeri, yakni integritas dan kebijaksanaan, inovasi dan aksi nyata, serta dampak bagi masyarakat.

Integritas dan kebijaksanaan, kata Sudirman, harus menjadi landasan dalam kehidupan mahasiswa. Sementara inovasi dan aksi nyata perlu diwujudkan melalui keberanian mencoba hal baru, mengasah keterampilan, berpikir kritis, dan menghasilkan solusi.

Adapun ilmu dan gelar yang diperoleh mahasiswa nantinya diharapkan bermuara pada pengabdian serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

PKKMB Jadi Jembatan Memasuki Dunia Perguruan Tinggi

Lebih lanjut, Sudirman menjelaskan bahwa rangkaian PKKMB dirancang sebagai jembatan transisi bagi mahasiswa dari jenjang pendidikan menengah menuju kehidupan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengenal sistem akademik, fasilitas kampus, membangun kolaborasi dengan sesama mahasiswa, sekaligus menyatukan visi sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Harkat Negeri.

Menurutnya, perguruan tinggi di era digital tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara teori. Mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan, kreativitas, daya juang, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat.

Namun demikian, perkembangan teknologi harus tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Hal tersebut, lanjut Sudirman, telah ditunjukkan oleh mahasiswa baru Universitas Harkat Negeri melalui inisiatif Gerakan Sosial Peduli NTT. Gerakan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa sejak awal memasuki kehidupan kampus.

“Mahasiswa Universitas Harkat Negeri bukan hanya mengejar masa depan untuk diri sendiri, tetapi juga hadir memberi kehidupan, hadir terhubung dengan masyarakat, hadir sebagai manusia yang relevan dan menjadi harapan bangsa,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Sudirman mengingatkan mahasiswa baru bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi akan menghadirkan berbagai tantangan. Karena itu, mahasiswa diminta untuk terus berproses, berusaha, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bagian dari perjalanan menuju masa depan.

“Universitas Harkat Negeri ada bersama kalian. Para dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh civitas akademika siap mendampingi, membimbing, dan membuka jalan. Namun, pada akhirnya, masa depan tetap ada di tangan kalian sendiri,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh mahasiswa baru untuk tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli, berdaya, dan mampu menjadi manusia harapan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia PKKMB Fikri Arief Rachman menuturkan, PKKMB berlangsung selama 2 hari, 16 hingga 17 September, lokasinya di Kampus Mataram dan Kampus Pendidikan.

“Beberapa rangkaian kegiatan selama 2 hari ini adalah upacara pembukaan, pengenalan pendidikan tinggi yang meliputi akademik, keuangan, serta fasilitas, kemudian beberapa materi tentang anti narkoba dan keselamatan lalu lintas, pengenalan organisasi mahasiswa, forum inspirasi bersama tokoh, serta ditutup dengan pentas seni dan inagurasi,” tambah Fikri.

 

Bagikan Berita ini: