Daftar Sekarang

Raih Hibah Kemendikti Saintek, Dosen Universitas Harkat Negeri Perkuat Regenerasi Petani Kopi Cikendung Lewat Pelatihan Barista

14 Juli 2026 10:56:00 WIB
images/article_img_Raih_Hibah_Kemendikti_Saintek,_Dosen_Universitas_Harkat_Negeri_Perkuat_Regenerasi_Petani_Kopi_Cikendung_Lewat_Pelatihan_Barista.jpg

Universitas Harkat Negeri menyerahkan seperangkat peralatan praktek barista kepada Kelompok
Tani "Sejahtera" Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang sebagai bagian
dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai melalui hibah Kementerian Pendidikan
Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Tahun 2026.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Balai Desa Cikendung dan disaksikan langsung oleh
Kepala Desa Cikendung, Slamet HS, beserta jajaran perangkat desa dan masyarakat setempat
pada Selasa, (14/7/2026).
Peralatan barista diserahkan langsung oleh Ketua Tim PKM, Hesti Widianti, kepada Ketua
Kelompok Tani "Sejahtera", Bapak Sugiyono. Kegiatan ini turut melibatkan anggota Tim PKM,
yaitu Bahri Kamal, dan Teguh Prihandoyo.
Program yang memperoleh pendanaan hibah dari Kemendikti Saintek ini dirancang untuk
membangun ruang aktivitas dan pemberdayaan pemuda desa berbasis potensi kopi lokal,
sekaligus menjawab tantangan regenerasi pelaku usaha kopi yang selama ini didominasi oleh
generasi tani berusia lanjut.
Kegiatan diawali dengan pelatihan barista bagi pemuda Desa Cikendung, menghadirkan dua
narasumber praktisi kopi, yaitu Amlalul Mizan Mafiror praktisi kopi yang juga mahasiswa
Program Studi Manajemen Universitas Harkat Negeri serta praktisi kopi Bapak Hasan.
Selain membekali keterampilan teknis menyeduh kopi manual maupun menggunakan mesin
espresso, pelatihan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pemuda, mulai
dari cara mengelola bahan baku, menghitung nilai jual produk, hingga menyajikan kopi siap saji
yang layak jual.
Hesti Widianti menyampaikan bahwa program yang didanai hibah PKM Kemenristek Saintek
Tahun 2026 ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat
yang telah dilakukan Universitas Harkat Negeri di Desa Cikedung, yang dikenal sebagai salah
satu sentra penghasil kopi robusta terbesar di Kabupaten Pemalang.
“Keterampilan barista sengaja dipilih sebagai pintu masuk untuk menumbuhkan jiwa
kewirausahaan generasi muda petani kopi, karena memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih
nyata dan relevan dengan gaya hidup anak muda dibandingkan sekadar bertani secara
konvensional,” ungkap Hesti.
“Penyerahan peralatan barista ini diharapkan memberikan ruang praktik nyata bagi pemuda desa
untuk mengasah keterampilan yang telah diperoleh, sekaligus mendorong lahirnya
wirausahawan-wirausahawan muda berbasis kopi lokal” tambah Hesti.

Program ini merupakan kelanjutan dari PKM tahap sebelumnya yang dilaksanakan Universitas
Harkat Negeri di Desa Cikedung pada tahun 2025 melalui skema Pemberdayaan Berbasis
Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pada tahap awal tersebut, tim dosen Universitas Harkat Negeri mendampingi Kelompok Tani
"Sejahtera" dalam penerapan teknologi tepat guna dan manajemen usaha berkelanjutan, sehingga
petani yang semula hanya menjual biji kopi kering dengan metode tradisional kini mampu
mengolahnya menjadi kopi bubuk premium dengan nilai jual meningkat hingga tiga kali lipat.
Keberhasilan tahap tersebut menjadi fondasi bagi program lanjutan tahun 2026 ini, yang
memperluas fokus dari sisi produksi dan manajemen menuju penguatan regenerasi dan
kewirausahaan generasi muda melalui pelatihan barista dan pengembangan Coffee Corner Desa.
Kepala Desa Cikendung, Slamet HS, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
kepedulian Universitas Harkat Negeri dan dukungan hibah Kemendikti Saintek terhadap
pengembangan potensi kopi lokal desa.
“Program ini dapat menjadi titik awal tumbuhnya kader-kader muda pelaku usaha kopi yang
berjiwa wirausaha dan mampu meneruskan serta mengembangkan usaha kopi yang telah dirintis
oleh generasi sebelumnya”, jelas Slamet.
Senada dengan itu, Ketua Kelompok Tani "Sejahtera", Sugiyono, menyambut baik bantuan
peralatan barista tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberadaan Coffee Corner Desa yang akan
dikelola bersama pemuda setempat diharapkan mampu menjadi wadah usaha baru yang
menumbuhkan semangat wirausaha generasi muda, sekaligus memperkuat citra kopi Desa
Cikendung di pasar yang lebih luas.
Program hibah PKM Kemendikti Saintek Tahun 2026 ini merupakan wujud nyata kontribusi
perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis masyarakat,
sekaligus menjawab tantangan regenerasi dan penguatan jiwa kewirausahaan generasi muda di
sektor pertanian dan usaha kopi perdesaan.

Bagikan Berita ini: