Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri sukses menyelenggarakan Roadshow Pinasthika Creativestival & Beat The Heat 2025 secara daring yang diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, dan Sistem Informasi melalui Zoom Meeting pada Jumat (3/10/2025).
Pinasthika sendiri merupakan salah satu festival kreatif tertua di Indonesia yang berfokus pada pengembangan ide, komunikasi, dan inovasi di bidang industri kreatif. Setiap tahunnya, festival ini mengadakan berbagai kegiatan seperti kompetisi, pameran, dan roadshow ke berbagai kampus di Indonesia untuk menumbuhkan semangat kreativitas generasi muda. Tahun ini, Universitas Harkat Negeri menjadi tuan rumah roadshow ke-9 dari total 50 universitas yang berpartisipasi di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Pinasthika, dan agensi kreatif Pameo, dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang inspiratif dan relevan dengan kebutuhan dunia industri kreatif.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora, Ida Farida menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi semangat baru bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk menghasilkan karya nyata yang berdampak bagi masyarakat. Acara ini bukan hanya tentang menampilkan keunggulan karya, tetapi juga tentang kemampuan berkolaborasi, belajar dari praktisi industri kreatif, dan mengaplikasikan ide-ide kreatif menjadi karya yang bermanfaat,” ujarnya.
Sesi utama kegiatan menghadirkan Dwika Gusnurim, Creative Lead dari Pameo, yang membawakan materi bertajuk “The Role of Communication Consultant in Creative Industry.”
Dwika memaparkan pentingnya peran seorang konsultan komunikasi dalam mengelola strategi dan kampanye kreatif yang berdampak. Ia menjelaskan bagaimana seorang konsultan membaca dan menganalisis brief dari klien, menyusun strategi komunikasi, membimbing eksekusi kampanye, hingga mengevaluasi output dan outcome yang diharapkan.
“Konsultan komunikasi harus memahami masalah yang ingin diselesaikan klien, siapa target audiens, apa hasil yang ingin dicapai, serta bagaimana keterlibatan audiens dalam setiap kampanye,” jelas Dwika.
Selain membahas teori, Pameo juga membagikan studi kasus dari proyek nyata bersama Pertamina Maluku, yang memperlihatkan bagaimana strategi komunikasi diterapkan secara praktis untuk menjawab tantangan dunia industri. Melalui contoh tersebut, mahasiswa dapat memahami pentingnya komunikasi yang berbasis riset, berdampak, dan tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Pada sesi terakhir, pihak penyelenggara Pinasthika Creativestival, yang diwakili oleh Aviga Eggy selaku Campus Partnership, memperkenalkan Pinasthika AdStudent, ajang kompetisi kreatif nasional bagi mahasiswa di bidang komunikasi, periklanan, dan desain. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide inovatif, mengasah kemampuan berpikir strategis, serta menampilkan karya kreatif yang berdaya saing tinggi.
Secara keseluruhan, Roadshow Pinasthika Creativestival 2025 di Universitas Harkat Negeri menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika industri kreatif dari pelaku profesional. Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan industri, mahasiswa diharapkan mampu menjadi komunikator yang kreatif, strategis, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan dalam setiap karya komunikasi yang mereka hasilkan.