Daftar Sekarang

Saintek-Talk Volume 2 Dorong Transformasi Kurikulum OBE, Perkuat Daya Saing Lulusan

16 Februari 2026 13:57:00 WIB
images/article_img_Saintek-Talk_Volume_2_Dorong_Transformasi_Kurikulum_OBE,_Perkuat_Daya_Saing_Lulusan.jpg

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Harkat Negeri menggelar Saintek-Talk Volume 2 dengan tema “Transformasi Kurikulum Menuju Outcome-Based Education (OBE)” yang berlangsung pada Selasa, (10/2/2026) dan Jumat, (13/2/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai workshop penyusunan kurikulum berbasis OBE dengan menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang Teknik dan Infokom.

Sebanyak 50 peserta terlibat aktif dalam kegiatan ini, yang berasal dari berbagai program studi Teknik dan Infokom, meliputi S-1 Teknik Mesin, D-3 Teknik Mesin, D-3 Teknik Elektro, S-1 Teknik Informatika, S-1 Sistem Informasi, S-1 Sains Data, D-4 Teknologi Informasi, serta D-3 Teknik Komputer. Melalui forum ini, peserta dibekali pemahaman konseptual sekaligus praktik penyusunan kurikulum yang selaras dengan prinsip OBE.

Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Hepatika Zidny Ilmadina, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat mutu akademik serta meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, setiap program dan forum ilmiah tidak hanya sekadar memenuhi agenda institusi, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan kapasitas sivitas akademika.

“Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, serta mitra eksternal menjadi kunci dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif dan berdampak. Melalui Saintek-Talk Volume 2, diharapkan implementasi kurikulum berbasis OBE dapat berjalan lebih terstruktur dan konsisten, sekaligus membuka peluang perluasan jejaring kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

“Sinergi yang terbangun akan memperkuat posisi Fakultas Sains dan Teknologi sebagai fakultas yang progresif dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambah Hepatika.

Workshop ini menghadirkan narasumber ahli, yakni Suharyadi Pancono dari LAM Teknik serta Prof. Zainal Arifin Hasibuan, anggota Majelis Akreditasi LAM Infokom. Keduanya menekankan bahwa esensi Outcome-Based Education terletak pada dampak nyata lulusan bagi masyarakat.

Menurut Suharyadi Pancono, esensi Outcome-Based Education (OBE) terletak pada dampak nyata yang dihasilkan lulusan bagi masyarakat. Keduanya sepakat bahwa OBE bukan sekadar penyusunan dokumen kurikulum, melainkan transformasi menyeluruh dalam proses pendidikan yang memastikan capaian pembelajaran benar-benar terukur dan relevan dengan kebutuhan industri maupun sosial.

Sementara, Prof. Zainal Arifin Hasibuan menegaskan bahwa OBE bukan sekadar penyusunan dokumen kurikulum, melainkan transformasi menyeluruh dalam proses pendidikan. Keberhasilan implementasi OBE tercermin dari keselarasan antara capaian pembelajaran lulusan, metode pembelajaran, serta sistem asesmen yang autentik dan berbasis bukti kinerja. 

“Dengan komitmen yang konsisten dari seluruh unsur institusi, OBE diyakini mampu meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tambah Prof. Zainal.

 

Bagikan Berita ini: