Daftar Sekarang

Semarak Dies Natalis ke-1 Universitas Harkat Negeri, Gowes Kemerdekaan Satukan 1.700 Pesepeda dari Berbagai Daerah

03 Agustus 2026 15:16:00 WIB
images/article_img_Semarak_Dies_Natalis_ke-1_Universitas_Harkat_Negeri,_Gowes_Kemerdekaan_Satukan_1.700_Pesepeda_dari_Berbagai_Daerah.jpg

Adi Susanto, warga Mintaragen, Kota Tegal, membawa pulang hadiah utama Honda PCX pada Gowes Kemerdekaan Universitas Harkat Negeri Minggu (2/8/2026). Sebanyak 1.700 peserta memadati Gowes Kemerdekaan Universitas Harkat Negeri yang menjadi rangkaian dies natalis pertama kampus tersebut. Peserta datang dari Tegal, Cirebon, Subang, Purwakarta hingga Bekasi, menjadikan Gowes Kemerdekaan Universitas Harkat Negeri berlangsung semarak.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Gunawan Adib Achmadi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Gowes Kemerdekaan di kampus Universitas Harkat Negeri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi peserta yang telah mengikuti Gowes Kemerdekaan ini serta kepada segenap panitia dan sponsor yang telah menyukseskan acara ini. Gowes Kemerdekaan diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-1 Universitas Harkat Negeri sebagai rasa syukur bahwa Allah telah memberikan kesempatan kepada kami untuk terus bertumbuh dan berkembang,” ungkap Gunawan Adib.

Ketua Dies Natalis, Riky Ardiyanto menyebut kegiatan berlangsung berkat kolaborasi Universitas Harkat Negeri dan Forum Lintas Komunitas Sepeda Tegal-Slawi dengan antusiasme peserta tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia Gowes Kemerdekaan, Septian menambahkan peserta yang mengikuti Gowes Kemerdekaan mencapai sekitar 1.700 orang dengan hadiah utama satu unit Honda PCX yang menjadi daya tarik, disertai berbagai hadiah undian yang dibagikan kepada peserta.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah mengapresiasi dies natalis pertama Universitas Harkat Negeri yang diisi kegiatan positif. Menurut perempuan yang akrab disapa Mba Iin itu, pendidikan merupakan modal dasar sekaligus modal utama membangun bangsa. 

"Pendidikan adalah modal dasar untuk membangun sebuah bangsa," tegas Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah.

Ia mengaku mengikuti perjalanan penggabungan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI hingga menjadi Universitas Harkat Negeri. Mba Iin menilai perkembangan kampus tersebut sangat pesat meski baru memasuki usia satu tahun.

"Saya tidak bisa membayangkan bagaimana dies natalis berikutnya, pasti jauh lebih keren lagi," kata Tazkiyyatul Muthmainnah.

Ia juga mengibaratkan kehidupan seperti mengayuh sepeda yang harus terus bergerak agar tetap seimbang hingga mencapai tujuan.

Bagikan Berita ini: