Daftar Sekarang

Siapkan Generasi Sadar Pajak, Universitas Harkat Negeri Perkuat Tax Center Lewat Kuliah Umum Perpajakan

10 Juli 2026 10:58:00 WIB
images/article_img_Siapkan_Generasi_Sadar_Pajak,_Universitas_Harkat_Negeri_Perkuat_Tax_Center_Lewat_Kuliah_Umum_Perpajakan.jpg

Universitas Harkat Negeri menggelar Kuliah Umum Perpajakan bertajuk "Transformasi
Perpajakan di Era Digital: Strategi Kepatuhan dan Peluang Bagi Mahasiswa dan Pelaku Usaha"
pada Jumat (10/7/2026) di Aula Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri. Kegiatan ini
menghadirkan Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, serta Kepala Kantor Wilayah
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, Teguh Pribadi Prasetya, dan Kepala KPP
Pratama Tegal, Fadoli sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menegaskan bahwa
pemahaman mengenai perpajakan merupakan bekal penting bagi mahasiswa untuk
menghadapi dunia kerja. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut
dengan sungguh-sungguh untuk menyerap ilmu dari para praktisi perpajakan.
"Mahasiswa perlu memahami perpajakan sebagai bekal untuk berkarir. Investasikan waktu
dengan sebaik-baiknya untuk benar-benar memahami materi yang disampaikan narasumber,"
ujarnya.
Menurut Sudirman, pembangunan negara membutuhkan dukungan pembiayaan yang semakin
besar dari masyarakat. Oleh karena itu, sistem perpajakan harus didukung dengan tata kelola
(governance) yang baik agar mampu menjaga stabilitas keuangan negara.
"Kemampuan masyarakat dalam menanggung biaya negara terus meningkat, namun tantangan
pemerintah juga semakin besar. Governance yang baik akan menghasilkan pengelolaan
perpajakan yang baik, sedangkan tata kelola yang buruk akan berdampak pada buruknya
pengelolaan pajak," jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Universitas Harkat Negeri sebagai perguruan tinggi terapan terus
menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan dunia praktik. Mahasiswa didorong untuk lebih
banyak berinteraksi dengan praktisi, pelaku industri, maupun instansi pemerintah sehingga
memiliki pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja.
Selain kompetensi akademik, Sudirman mengingatkan pentingnya pengembangan soft skills
melalui organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Menurutnya, terdapat
tiga modal utama yang harus dimiliki mahasiswa agar sukses berkarier, yaitu integritas,
kompetensi, dan jejaring.
"Mahasiswa yang memiliki masa depan cerah adalah mereka yang memiliki integritas,
kompetensi, dan relasi yang luas. Gunakan masa kuliah untuk membangun ketiga hal tersebut
melalui proses pembelajaran maupun organisasi," pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Sudirman juga menyampaikan harapannya agar Tax Center
Universitas Harkat Negeri dapat terus diperluas perannya sebagai pusat edukasi perpajakan
yang tidak hanya bermanfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Teguh Pribadi Prasetya,
menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kuliah umum tersebut. Ia mengaku antusias
dapat berkolaborasi dengan Universitas Harkat Negeri dalam meningkatkan literasi perpajakan
di kalangan generasi muda.
"Pajak memiliki peran yang sangat penting bagi bangsa dan negara. Tidak ada satu pun negara
yang dapat bertahan tanpa sistem perpajakan yang baik," ungkapnya.
Teguh menjelaskan bahwa pembangunan nasional maupun daerah hingga saat ini masih
sangat bergantung pada penerimaan pajak. Bahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) di berbagai kota dan provinsi masih ditopang oleh transfer keuangan dari
pemerintah pusat yang sumber utamanya berasal dari perpajakan.
Karena itu, ia menilai keberadaan Tax Center di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran
strategis sebagai sarana edukasi, pemberdayaan sivitas akademika, sekaligus peningkatan
kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan pajak.
"Kami berharap Tax Center di kampus dapat terus berkembang sehingga mampu mengedukasi
masyarakat serta meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap perpajakan. Kami
sangat mengapresiasi mahasiswa Universitas Harkat Negeri dan berharap kolaborasi ini dapat
terus terjalin untuk kemajuan Tegal maupun Indonesia," tuturnya.
Melalui kuliah umum ini, Universitas Harkat Negeri kembali menegaskan komitmennya dalam
menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membentuk
lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sebagai
warga negara yang bertanggung jawab, termasuk dalam mendukung pembangunan melalui
kepatuhan perpajakan.

Bagikan Berita ini: