Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri Bahas Penguatan Sinergi Perencanaan Transportasi Menuju Transisi Energi Berkeadilan di Kawasan Bregaslang

06 Maret 2026 16:25:00 WIB
images/article_img_Universitas_Harkat_Negeri_Bahas_Penguatan_Sinergi_Perencanaan_Transportasi_Menuju_Transisi_Energi_Berkeadilan_di_Kawasan_Bregaslang.jpg

Universitas Harkat Negeri bersama RUJAK Center for Urban Studies menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Sinergi Perencanaan Transportasi Menuju Transisi Energi Berkeadilan” pada Kamis, 5 Maret 2026 di Ruang Rapat Utama Universitas Harkat Negeri. 

Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi para pemangku kepentingan, diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan Dinas Perhubungan kawasan Bregaslang (Brebes, Tegal, Slawi, Pemalang) untuk membahas tantangan dan peluang transisi energi di sektor transportasi.

Peneliti RUJAK Center for Urban Studies, Dian Try Irawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi penelitian antara RUJAK dan Pusat Kajian Perkotaan Pesisir Universitas Harkat Negeri dalam mendorong transformasi pembangunan perkotaan pesisir di wilayah Bregaslang.

Menurut Dian, kota-kota di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang saling berkaitan, mulai dari tingginya emisi karbon hingga kesenjangan sosial dalam akses terhadap layanan perkotaan. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia tengah memasuki fase penting dalam proses transisi energi yang menuntut pendekatan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

“Kerangka kebijakan nasional yang ada saat ini belum sepenuhnya mengintegrasikan prinsip keadilan dalam transisi transportasi maupun perumahan perkotaan. Padahal, aspek keadilan menjadi elemen penting agar transisi energi tidak hanya menurunkan emisi, tetapi juga memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga diperkenalkan pada pendekatan utama yang dapat diterapkan dalam transformasi sektor perkotaan, yaitu strategi avoid untuk mengurangi kebutuhan perjalanan yang tidak perlu, dekarbonisasi bangunan, serta pengembangan sistem transportasi yang berkeadilan. Melalui FGD ini, tim peneliti mengundang berbagai pemangku kepentingan dari wilayah Bregaslang untuk mengidentifikasi persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dalam sistem mobilitas kawasan.

Sementara itu, Ketua Peneliti sekaligus Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Harkat Negeri, Wilda Amananti, memaparkan kajian awal terkait transisi energi berkeadilan di sektor transportasi kawasan Tegal Raya. Ia menyampaikan bahwa sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi energi sekaligus emisi karbon di perkotaan.

“Ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi terus meningkat, sementara penggunaan angkutan umum justru mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam upaya menekan konsumsi energi dan emisi di sektor transportasi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil analisis awal penelitian, Wilda mengungkapkan bahwa Kota Tegal sebenarnya telah memiliki dasar kebijakan yang cukup jelas melalui Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 11 Tahun 2020 tentang pengelolaan transportasi darat. Namun demikian, sistem mobilitas masyarakat di kawasan ini bersifat regional sehingga membutuhkan pendekatan lintas wilayah.

Penelitian sementara juga menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan pribadi turut memengaruhi pola mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan integrasi sistem transportasi antarwilayah di kawasan Brebes, Tegal, dan Pemalang (Bregaslang) agar mobilitas masyarakat dapat lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung upaya transisi energi.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan strategi perencanaan transportasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hasil diskusi akan menjadi bagian penting dalam penyusunan rekomendasi kebijakan untuk mendorong transisi energi yang berkeadilan di sektor transportasi kawasan Bregaslang.

Bagikan Berita ini: