Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri Bekali Kader Kesehatan Edukasi Kesehatan Mental Remaja di Era Media Sosial

19 Juni 2026 10:34:00 WIB
images/article_img_Universitas_Harkat_Negeri_Bekali_Kader_Kesehatan_Edukasi_Kesehatan_Mental_Remaja_di_Era_Media_Sosial.jpg

Universitas Harkat Negeri melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahap 1 bertajuk "Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan tentang Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja" di Desa Pagongan, Kecamatan Dukuh Turi, Kabupaten Tegal, pada 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam mengedukasi remaja dan keluarga mengenai penggunaan media sosial yang sehat serta pentingnya menjaga kesehatan mental di era digital.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal kader mengenai dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja serta kemampuan komunikasi edukatif. Hasil pengukuran awal tersebut menjadi dasar tim pelaksana dalam mengevaluasi efektivitas materi dan pelatihan yang diberikan pada tahap pertama program pengabdian ini.

Pada sesi inti, peserta mendapatkan materi mengenai dampak positif dan negatif penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Selain membahas manfaat media sosial sebagai sarana komunikasi, akses informasi, dan pengembangan kreativitas, peserta juga diajak memahami berbagai risiko yang dapat muncul akibat penggunaan berlebihan, seperti kecemasan, stres, perubahan perilaku, hingga menurunnya interaksi sosial.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman mengenai fenomena penggunaan media sosial di lingkungan sekitar. Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan komunikasi edukatif melalui penyampaian materi, simulasi, dan praktik komunikasi agar mampu menyampaikan pesan kesehatan secara efektif, empatik, dan persuasif kepada remaja maupun keluarga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim Pengabdian kepada Masyarakat juga mengembangkan media edukasi berupa leaflet dan poster mengenai penggunaan media sosial yang sehat serta upaya menjaga kesehatan mental remaja. Media tersebut diserahkan kepada kader kesehatan untuk dimanfaatkan sebagai sarana penyuluhan di masyarakat.

Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, Mutiarawati, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Universitas Harkat Negeri dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan sebagai mitra strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif di masyarakat, khususnya terkait kesehatan mental remaja.

"Perkembangan media sosial membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan mental remaja. Karena itu, kader kesehatan perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan komunikasi yang memadai agar mampu memberikan edukasi yang tepat kepada remaja maupun keluarganya. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami dampak positif dan negatif media sosial, tetapi juga dilatih menyampaikan pesan kesehatan secara efektif, empatik, dan persuasif sehingga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing," ujar Mutiarawati.

Ia menambahkan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan kompetensi peserta secara signifikan. Hal tersebut tercermin dari peningkatan nilai pengetahuan maupun kemampuan komunikasi edukatif setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan. Selain itu, kemampuan komunikasi kader juga meningkat sehingga mereka semakin siap menjalankan peran sebagai agen edukasi di masyarakat. Kami juga menyiapkan media edukasi berupa leaflet dan poster agar pesan-pesan kesehatan dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi terus diterapkan dalam berbagai kegiatan pembinaan di masyarakat," tambahnya.

Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rata-rata nilai pengetahuan kader mengenai dampak media sosial terhadap kesehatan mental meningkat dari 81,46 pada saat pretest menjadi 93,54 pada posttest. Sementara itu, kemampuan komunikasi edukatif juga mengalami peningkatan dari rata-rata 69,2 menjadi 95,0 setelah mengikuti pelatihan.

Melalui pelaksanaan PKM Tahap 1 ini, Universitas Harkat Negeri berharap kader kesehatan semakin siap menjadi agen edukasi dalam mengampanyekan penggunaan media sosial yang bijak serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental remaja. Kegiatan ini juga menjadi awal dari rangkaian program pengabdian yang akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya guna memperkuat pendampingan kepada masyarakat dan memastikan implementasi edukasi kesehatan mental dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Bagikan Berita ini: