Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri dan Pemkab Brebes Bahas Sinergi Pendidikan dan Inovasi

01 Agustus 2025 10:04:00 WIB
images/article_img_Universitas_Harkat_Negeri_dan_Pemkab_Brebes_Bahas_Sinergi_Pendidikan_dan_Inovasi.jpg

Universitas Harkat Negeri menjalin silaturahmi sekaligus membahas peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Brebes. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pemerintahan Terpadu Kabupaten Brebes pada Jumat (1/8/2025) ini menghadirkan sejumlah tokoh dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga energi terbarukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.

“Terima kasih sudah berkunjung, melihat layanan kesehatan di Puskesmas semoga dapat menjadi informasi yang bisa dikerjakan bersama dan bisa menjadi pertimbangan untuk kebijakan Pemda khususnya bidang kesehatan,” ujarnya.

Sudirman Said, Rektor Universitas Harkat Negeri menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer di wilayah Tegal Raya.

“Dari Harvard Medical School ke Indonesia, ke 3 wilayah yaitu Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes untuk melihat kondisi Primary Health Care (PHC) atau Pelayanan Kesehatan Primer. Semoga kedepan bisa memperkuat pelayanan kesehatan primer di wilayah bersama pemerintah. Universitas Harkat Negeri siap berkolaborasi sebagai mitra dengan pemerintah,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Diah Saminarsih, Founder dan CEO CISDI, yang menekankan pentingnya sinergi dengan kader kesehatan puskesmas.

“Kami berniat untuk bersama-sama melakukan hal yang sama di wilayah Tegal dan Brebes untuk membangun perkembangan kesehatan khususnya Pelayanan Kesehatan Primer,” katanya.

Selain itu, sektor energi terbarukan turut menjadi pembahasan. Syahrial Tamaris, CEO Tamaris Hydro, melihat potensi besar di Brebes.

“Banyak sekali daerah yang punya potensi, misalnya yang kami lihat ada potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang bisa dikerjakan di Brebes,” ungkapnya.

Dari sisi internasional, Beth Holth dari Harvard Medical School menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat.

“Kami sangat senang bisa kesini dan disambut dengan baik, misi kami melakukan transformasi kesehatan primer, semoga bisa bekerja sama dengan Pemda setempat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi daerahnya, terutama di sektor kesehatan.

“Brebes perlu dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Kondisi saat ini, ibu hamil berisiko tinggi cukup banyak dan stunting juga tinggi. TBC di Brebes tertinggi di Jateng. Kami sudah melakukan inovasi dengan dukungan dana desa dan saat ini juga konsen dengan penanganan TBC,” jelasnya.

Paramitha juga menyoroti peluang di bidang energi terbarukan. Brebes mempunyai potensi untuk pendirian PLTB atau PLTS. Di tahun 2026, kami akan membeli lampu untuk penerangan jalan, 16.000 penerangan jalan. Barangkali nanti ada yang bisa dikerja samakan, dengan adanya PLTB akan mendorong peningkatan perekonomian di Brebes.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemkab untuk membuka ruang kolaborasi lebih luas.

“Brebes siap berkolaborasi di bidang pendidikan dengan Universitas Harkat Negeri,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merajut sinergi pendidikan, kesehatan, dan inovasi energi demi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Brebes.

Bagikan Berita ini: