Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri dan PT YPTI Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri Manufaktur

28 Oktober 2026 11:28:46 WIB
Universitas Harkat Negeri dan PT YPTI Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri Manufaktur

Universitas Harkat Negeri menjalin kerja sama strategis dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding), Jumat (23/10/2026), di kantor PT YPTI, Yogyakarta. Kerja sama bertujuan untuk memperkuat keterhubungan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri manufaktur, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta mendorong pengembangan inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri Presiden Direktur PT YPTI Petrus Tedja Hapsoro dan Ketua Task Force Ekspansi Kerja Sama Universitas Harkat Negeri Ginanjar Wiro Sasmito.

Ruang lingkup kerja sama yang dijajaki mencakup pengembangan program magang mahasiswa, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, serta kolaborasi riset dan pengembangan produk manufaktur. Kemitraan ini juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia melalui pembelajaran berbasis praktik.

Presiden Direktur PT YPTI, Petrus Tedja Hapsoro, menekankan pentingnya hubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan nyata industri.

“Kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang menguasai keterampilan teknis dan memahami proses kerja industri. Melalui kerja sama ini, kami berharap terbuka ruang untuk berbagi pengalaman, mengembangkan kompetensi, dan mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan manufaktur,” ujarnya.

“Sektor manufaktur presisi memiliki karakteristik yang menuntut investasi, penguasaan teknologi, pengendalian kualitas, dan keterampilan teknis yang terus berkembang. Karena itu, kemitraan dengan industri menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pembelajaran praktis dan menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” tambah Petrus.

Ketua Task Force Ekspansi Kerja Sama Universitas Harkat Negeri, Ginanjar Wiro Sasmito, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan Universitas Harkat Negeri dengan dunia industri.

“Bagi Universitas Harkat Negeri, kerja sama dengan PT YPTI menjadi peluang untuk memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri. Kami ingin mendorong agar kolaborasi ini berlanjut ke program konkret, seperti magang mahasiswa, pengembangan kompetensi, serta riset dan inovasi manufaktur,” ujarnya.

“Kolaborasi ini juga memiliki relevansi bagi pengembangan industri manufaktur di wilayah Tegal dan sekitarnya. Keterhubungan dengan pelaku industri diharapkan memperluas akses pembelajaran berbasis praktik, memperkuat jejaring profesional mahasiswa, serta membuka peluang pengembangan teknologi dan produk yang memiliki nilai tambah,” tambah Ginanjar.

Melalui kemitraan tersebut, Universitas Harkat Negeri menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan terapan yang terhubung dengan industri, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan mampu menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia serta ekosistem manufaktur Indonesia.

 

Bagikan Berita ini: