Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri Dorong Transformasi Hunian Pesisir Melalui Lokakarya Dekarbonisasi Bersama Kementerian PU

25 April 2026 03:44:00 WIB
images/article_img_Universitas_Harkat_Negeri_Dorong_Transformasi_Hunian_Pesisir_Melalui_Lokakarya_Dekarbonisasi_Bersama_Kementerian_PU.jpg

Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tegal yang ke-446, Universitas Harkat Negeri bersama Kementerian Pekerjaan Umum, VirilyaENB, Pemkot Tegal dan Rujak Center for Urban Studies sukses menyelenggarakan lokakarya bertajuk "Dekarbonisasi dan Desain Pasif untuk Hunian di Iklim Tropis Panas-Lembap Indonesia". Acara yang digelar di Aula Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri pada Jumat, (24/4/2026) ini menjadi momentum penting bagi pengembangan standar hunian yang adaptif terhadap perubahan iklim di Indonesia.

​Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor bidang Sumber Daya Universitas Harkat Negeri, Rudiyanto, yang menyoroti tantangan geografis Kota Tegal. 

"Kita semua merasakan betapa panasnya suhu di Tegal hari ini. Masalah hunian di pesisir sangat kompleks, mulai dari kawasan kumuh hingga ancaman banjir rob dan abrasi. Universitas Harkat Negeri berharap lokakarya ini melahirkan ide-ide cemerlang sebagai jalan keluar untuk masyarakat Indonesia," ungkapnya.

​Sinergi lintas sektor ini didukung penuh oleh Direktur Komunikasi VirilyaENB, Yasmin Sagita. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi keterbukaan seluruh pihak.

"Kami berterima kasih kepada Universitas Harkat Negeri yang telah memfasilitasi ruang kolaborasi ini. Bersama tim Rujak Center for Urban Studies, kami berkomitmen mendukung transformasi perkotaan yang berkeadilan melalui studi pembangunan berkelanjutan," ujar Yasmin.

​Pernyataan tersebut diperkuat oleh Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan (BTBGPL) Kementerian PU, Kuswara, beliau menjelaskan bahwa proyek purwarupa Rumah Susun Rendah Karbon yang diresmikan merupakan standar baru masa depan. 

"Penerapan desain pendinginan pasif bukan sekadar tren, melainkan bagian dari budaya mutu pembangunan yang kami dorong bersama Universitas Harkat Negeri untuk mencapai efisiensi energi yang maksimal," jelas Kuswara.

​Sebagai puncak acara pembukaan, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, memberikan pesan penutup sekaligus meresmikan kegiatan.

"Di hari jadi Kota Tegal yang ke-446 ini, saya ingin Tegal menjadi pelopor pembangunan yang ramah lingkungan. Sinergi antara pemerintah dan akademisi dari Universitas Harkat Negeri adalah kunci untuk membangun kota yang tangguh," tegas beliau. 

Peresmian ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemukulan gong oleh Wakil Walikota, didampingi oleh jajaran pimpinan yang hadir.

​Keterlibatan aktif Universitas Harkat Negeri dalam agenda ini merupakan perwujudan dari visi kampus untuk menjadi pusat inovasi arsitektur yang berkelanjutan. Melalui lokakarya ini, universitas berkomitmen untuk terus menjembatani riset akademis dengan implementasi kebijakan publik, guna memastikan pembangunan hunian di Indonesia, khususnya di wilayah pesisir, tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga rendah emisi dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas.

Bagikan Berita ini: