Universitas Harkat Negeri terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kali ini, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi menggelar pelatihan bertajuk "Optimalisasi Media Sosial sebagai Upaya Transparansi Publik Pemerintah Desa Randusanga Wetan" yang berlangsung pada Rabu-Kamis (15–16/7/2026) di Balai Desa Randusanga Wetan.
Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta yang terdiri atas perangkat desa, perwakilan kader Posyandu, dan perwakilan Karang Taruna. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari pembuatan akun Instagram resmi pemerintah desa, pelatihan desain konten menggunakan aplikasi Canva, teknik pengambilan foto dan video menggunakan telepon pintar, hingga sosialisasi mengenai pentingnya media sosial pemerintah desa di era keterbukaan informasi publik.
Ketua pelaksana kegiatan, Imam Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemanfaatan media sosial menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada aparatur desa mengenai pentingnya penggunaan media sosial sebagai media komunikasi publik yang resmi dan terpercaya. Selain meningkatkan keterampilan teknis dalam mengelola akun media sosial desa, peserta juga dibekali pemahaman mengenai landasan yuridis keterbukaan informasi publik sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat dikelola secara profesional, akurat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
“Kami berharap media sosial desa nantinya dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat transparansi, membangun kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik," tambah Imam.
Sementara itu, Kepala Desa Randusanga Wetan, Dwi Agung Kabiantara, menyambut baik kegiatan pengabdian yang dinilai menjawab kebutuhan pemerintah desa dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Universitas Harkat Negeri karena hingga saat ini Desa Randusanga Wetan belum memiliki media sosial yang aktif sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami memperoleh bekal untuk mengelola media sosial secara lebih baik sehingga berbagai informasi mengenai program, kegiatan, maupun penggunaan dana desa dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Harapannya, media sosial desa dapat menjadi media yang mendukung keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Harkat Negeri berharap kemampuan aparatur desa dalam memanfaatkan media sosial terus meningkat sehingga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang lebih terbuka, cepat, dan akuntabel. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan dapat mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.