Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri Gandeng PT Matahari Megah, Siapkan Lulusan Terapan yang Tak Sekadar Jadi Operator

08 Oktober 2026 14:48:00 WIB
Universitas Harkat Negeri Gandeng PT Matahari Megah, Siapkan Lulusan Terapan yang Tak Sekadar Jadi Operator

Universitas Harkat Negeri menjalin kerja sama dengan PT Matahari Megah melalui nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Tangerang, Rabu (7/10/2026). Kerja sama ini membuka jalan bagi penguatan hubungan antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri, khususnya di bidang otomasi permesinan.

Direktur sekaligus Technical & Marketing Director PT Matahari Megah, Agus Halim, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi terapan perlu memiliki kemampuan lebih dari sekadar mengoperasikan mesin.

“Kami berharap lulusan perguruan tinggi terapan tidak hanya menjadi operator mesin. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka mampu ‘mempekerjakan’ mesin, sehingga memiliki kompetensi dan peluang karier yang lebih baik, bukan hanya sekadar menjalankan mesin,” ujar Agus.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Universitas Harkat Negeri, Agung Hendarto, mengatakan bahwa kerja sama dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam memastikan pendidikan yang diberikan selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Kerja sama ini kami arahkan untuk memastikan kurikulum yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, kompetensi mahasiswa yang dibangun selama proses pembelajaran memiliki relevansi yang kuat dengan dunia kerja,” ungkap Agung.

Dari sisi pengembangan program, Ginanjar Wiro Sasmito dari Task Force Kerja Sama Internasional dan Reputasi Institusi menilai kerja sama tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam penguatan pengalaman praktis mahasiswa.

“Kami melihat ada peluang kolaborasi yang cukup luas, terutama dalam pelaksanaan praktik kerja dan pemagangan yang lebih terarah. Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Program Studi Teknik Elektronika untuk mendapatkan pengalaman langsung yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelas Ginanjar.

Sementara itu, Kepala Program Studi D3 Teknik Elektronika, Rony Darpono, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kolaborasi yang sebelumnya telah terjalin antara kedua pihak.

“Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi yang sudah pernah terjalin sebelumnya. Kali ini kami ingin merealisasikannya dalam program yang lebih terarah, terutama karena mahasiswa Teknik Elektronika mempelajari otomasi permesinan yang sangat relevan dengan kebutuhan industri,” tutur Rony.

 

Bagikan Berita ini: