Program Studi D-3 Kebidanan Universitas Harkat Negeri menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Gizi dan Aksi Masak Memasak yang berfokus pada pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi cerdas untuk meningkatkan gizi keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Kegiatan yang berlangsung di Desa Gumayun, Dukuhwaru, Kabupaten Tegal pada (30/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari orang tua balita, kader Posyandu, serta mitra layanan kesehatan setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Pengusul Pengabdian Masyarakat, Riska Arsita Harnawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan mitra yang telah mendukung jalannya kegiatan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal seperti ikan, telur, ayam, hati, tempe, tahu, kacang hijau, daun kelor, bayam, labu, wortel, pisang, dan pepaya mampu mencukupi kebutuhan zat gizi penting seperti zat besi, zinc, vitamin A, C, folat, dan vitamin B12.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri keluarga dalam menyusun menu MP-ASI padat gizi, higienis, dan terjangkau, serta menjadi bekal praktis bagi kader dalam pendampingan di Posyandu,” ujarnya.

Materi inti kegiatan disampaikan oleh Anggray Duvita Wahyani, yang memberikan edukasi interaktif terkait penyusunan MP-ASI beragam, bergizi, dan sesuai budaya makan. Ia juga mendemonstrasikan praktik memasak sederhana menggunakan bahan pangan lokal dengan prinsip menjaga kandungan gizi.
“Dengan cara memasak yang tepat, penambahan minyak sehat per porsi, serta penyesuaian tekstur sesuai usia, MP-ASI tidak hanya aman tetapi juga mendukung tumbuh kembang optimal,” jelasnya.
Selain edukasi, peserta mengikuti sesi praktik memasak bersama, menyusun menu harian hingga pekanan, dan berdiskusi mengenai strategi belanja bahan lokal yang efisien. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara keluarga, kader, dan tenaga kesehatan dalam mencegah masalah gizi, khususnya stunting dan faltering growth.
Universitas Harkat Negeri berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, universitas berharap terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya, dengan kebiasaan makan yang berkelanjutan serta berbasis potensi lokal.