Kampung Susun Akuarium yang terletak di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara dulunya rata dengan tanah akibat penggusuran, kini menjelma menjadi pionir penataan hunian urban pesisir yang memukau.
Transformasi luar biasa inilah yang membawa tim Pusat Kajian Perkotaan Pesisir (PKPP) Universitas Harkat Negeri dan Rujak Center for Urban Studies turun langsung menyambangi Kampung Susun Akuarium, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Kunjungan strategis ini bukan sekadar tur nostalgia, melainkan sebuah misi studi tata ruang tingkat tinggi. PKPP Universitas Harkat Negeri secara khusus membedah desain rancangan hunian kolaboratif karya Rujak Center for Urban Studies untuk dijadikan cetak biru penataan kawasan pesisir di daerah lain, khususnya di Kota Tegal.
Kawasan pesisir utara Jakarta ini dulunya kerap dilabeli kumuh, hingga akhirnya digusur demi proyek revitalisasi Kota Tua. Namun, lewat perjuangan panjang, kawasan ini bangkit menjadi Kampung Susun Akuarium yang berdiri gagah.
Desain Inklusif sebagai Rujukan Objek Studi
Daya tarik utama yang membuat PKPP Harkat Negeri menjadikan kawasan ini sebagai "laboratorium hidup" adalah kecerdasan desain spasial dan sosialnya.
Dalam proses kebangkitannya, Rujak Center for Urban Studies memainkan peran krusial dengan merancang desain arsitektur dan tata ruang yang tidak hanya memanusiakan warga, tetapi juga diharmonisasikan dengan kebijakan Pemerintah. Desain ini bukan sekadar deretan beton bertingkat, melainkan rumah susun yang mengakomodasi gaya hidup warga pesisir, lengkap dengan ruang interaksi, dan dikelola mandiri secara luar biasa oleh Koperasi Kampung Susun Akuarium.
Dari Jakarta Menuju Pesisir Tegal
Keberhasilan desain dan manajerial inilah yang menjadi fokus utama studi PKPP Universitas Harkat Negeri. Tim peneliti dari kampus Universitas Harkat Negeri tengah menyerap ilmu langsung dari Rujak Center for Urban Studies tentang bagaimana merancang kawasan pesisir yang tahan banting, tertata, namun tidak mencerabut akar budaya masyarakatnya.
Menurut kajian PKPP Universitas Harkat Negeri, karakteristik dan tantangan yang dihadapi Kampung Akuarium memiliki kemiripan dengan kondisi kawasan pesisir di Tegal. Mulai dari ancaman lingkungan, keterbatasan lahan, hingga kebutuhan hunian nelayan dan warga pesisir yang mendesak. Oleh karena itu, desain rancang bangun Kampung Akuarium dinilai sebagai purwarupa ( prototype ) paling sempurna.
PKPP berambisi mengadaptasi konsep hunian vertikal berbasis koperasi dan desain partisipatif ala Rujak Center for Urban Studies ini untuk menyusun sebuah studi kelayakan dan masterplan penataan pesisir yang jauh lebih baik, manusiawi, dan modern di Tegal.
Kiblat Baru Tata Kota Pesisir
Bagi PKPP Universitas Harkat Negeri, keberhasilan Kampung Susun Akuarium adalah bukti nyata bahwa keterbatasan ruang di pesisir dapat diatasi dengan rancangan desain yang brilian dan pelibatan warga sejak fase perencanaan.
Kunjungan dan studi ini diharapkan menjadi langkah awal yang monumental. Lewat serapan ilmu dari rancangan Rujak Center, PKPP Harkat Negeri bersiap membawa angin segar perubahan tata kota bagi masyarakat pesisir Tegal di masa depan.