Universitas Harkat Negeri perkuat kerja sama strategis dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal. Penandatanganan kesepahaman ini, merupakan adendum atau perubahan yang sebelumnya dengan Politeknik Harapan Bersama, kini menjadi Universitas Harkat Negeri dengan fokus pada pengembangan potensi daerah sekaligus peningkatan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Tegal dan sekitarnya, kegiatan ini berlangsung di Kantor Perwakilan BI Tegal pada Rabu (20/8).
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, dalam sambutannya menegaskan bahwa Universitas Harkat Negeri merupakan kampus baru hasil transformasi dari Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal. Sebagai universitas terapan (applied university), kami berkomitmen menghadirkan inovasi melalui tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat (PKM).

“Potensi daerah Tegal dan sekitarnya akan kami kerjakan melalui tri dharma perguruan tinggi, salah satunya PKM yang sangat mungkin dilakukan bersama Bank Indonesia. Saat ini, kami juga berkomunikasi dengan petani di Brebes agar mereka bisa tersentuh teknologi. Bahkan sedang kami siapkan program studi teknologi pangan agar petani dapat terhubung dengan generasi muda,” jelas Sudirman Said.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Bimala, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran Universitas Harkat Negeri akan menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Tegal dan Brebes. Menurutnya, banyak potensi daerah yang bisa dikembangkan, mulai dari bawang merah, klaster pertanian, batik, hingga pariwisata.

“Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Kami perlu kolaborasi dengan universitas karena akan banyak hal yang bisa dilakukan bersama, mulai dari kemandirian pangan, energi, pertanian, perikanan, hingga kerajinan dan pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong ekonomi daerah,” ungkap Bimala.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa melalui program Relawan PHIPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis), agar mereka tidak hanya memahami teori tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik di lapangan.

Dukungan terhadap kerja sama ini juga datang dari Krisdyawati, Ketua Program Studi D-3 Akuntansi Universitas Harkat Negeri. Ia menyampaikan bahwa sejak masih berstatus Politeknik Harapan Bersama, prodi telah bekerja sama dengan BI Tegal dalam pengelolaan PHIPS Nasional.
“Mahasiswa kami menjadi relawan BI untuk melakukan survei dan membantu analisis harga pangan di lapangan. Harapannya, setelah berubah menjadi Universitas Harkat Negeri, kerja sama ini dapat diperluas dan memberikan dampak yang lebih besar,” tutur Krisdyawati.
Melalui kerja sama ini, Universitas Harkat Negeri dan Bank Indonesia Tegal berkomitmen memperkuat sinergi akademik dan praktik di masyarakat. Kolaborasi di bidang pendidikan, pertanian, pangan, hingga pariwisata diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tegal, Brebes, dan sekitarnya.