Daftar Sekarang

Universitas Harkat Negeri Teken MoU dengan Pemprov Jateng, Siap Dukung Program Prioritas Daerah

23 Februari 2026 15:25:00 WIB
images/article_img_Universitas_Harkat_Negeri_Teken_MoU_dengan_Pemprov_Jateng,_Siap_Dukung_Program_Prioritas_Daerah.jpg

Universitas Harkat Negeri menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pembangunan Daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Jumat, (20/2/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Rudiyanto, Wakil Rektor 2 Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Harkat Negeri, bersama 72 perguruan tinggi swasta se-Jawa Tengah dalam rangkaian kegiatan Anugerah Collaborative Award 2026, sebuah agenda strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengapresiasi kolaborasi pembangunan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Kegiatan ini menjadi simbol penguatan model pembangunan berbasis kolaborasi (collaborative governance), di mana perguruan tinggi ditempatkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi merupakan kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Dalam satu tahun terakhir telah terjalin kerja sama dengan 44 perguruan tinggi. Masing-masing perguruan tinggi telah menyumbangkan ide, gagasan, dan hasil risetnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, implementasi nyata melalui delapan program strategis,” ujar Ahmad Luthfi.

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, Universitas Harkat Negeri segera mengimplementasikan kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (MoA) yang berfokus pada delapan program prioritas pembangunan daerah, yaitu penurunan angka stunting, pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal, HAKI, dan PIRT, pendampingan desa wisata, pelatihan konten kreator untuk desa wisata, pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUDESMA, penanganan bullying di sekolah melalui edukasi dan pendampingan bagi siswa, guru, dan orang tua, upaya preventif penanganan narkoba melalui sosialisasi dan pendampingan lingkungan pendidikan.

Program-program tersebut dirancang sebagai implementasi konkret Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada dampak sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rudiyanto, Wakil Rektor 2 Universitas Harkat Negeri memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agent of development di tingkat daerah, serta perwujudan komitmen Kampus Berdampak.

“Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Universitas Harkat Negeri berkomitmen mendukung program unggulan Gubernur Jawa Tengah melalui sinergi pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan daerah,” tutur Rudiyanto.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi kebijakan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan desa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Jawa Tengah secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan Anugerah Collaborative Award 2026 menegaskan arah pembangunan Jawa Tengah yang menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama. Pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat didorong untuk bekerja secara sinergis dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan pembangunan masa depan.

Partisipasi Universitas Harkat Negeri dalam forum strategis ini sekaligus menegaskan posisi institusi sebagai mitra aktif pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Bagikan Berita ini: