Di tengah derasnya arus digitalisasi, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tegal kini memiliki “mantra” baru untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka. Melalui Workshop “Mantra AI untuk UMKM”, workshop dengan narasumber, Ahmad Ramdhani dosen D-3 Desain Komunikasi Visual Universitas Harkat Negeri yang berlangsung pada Rabu (15/10/2025) di Rumah BUMN Tegal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sainvisma Batch 3, hasil kolaborasi antara Program Studi DIII Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Harkat Negeri dengan Rumah BUMN Tegal. Sebanyak 25 UMKM binaan Rumah BUMN turut ambil bagian dalam workshop yang dirancang komprehensif dan aplikatif ini.
Para peserta diajak memahami sekaligus mempraktikkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat strategi promosi dan produktivitas usaha.
Ahmad Ramdhani selaku narasumber menuturkan, workshop dibagi menjadi tiga sesi utama yang saling berkesinambungan. Sesi pertama memperkenalkan konsep dasar AI, termasuk urgensi penerapan teknologi ini bagi UMKM, pengenalan Generative AI, hingga pembahasan etika dan keterbatasan penggunaannya. Pada sesi kedua, peserta diajak praktik langsung meracik “mantra prompt” menggunakan metode R-I-S-E (Role, Input, Steps, Expectation) untuk menghasilkan output yang relevan dan kreatif.
“Melalui panduan tersebut, peserta belajar mengubah foto produk sederhana menjadi visual promosi berkualitas tinggi, serta menyusun ide konten media sosial yang strategis dan efisien,” ungkap Ahmad.
Puncak kegiatan ditandai dengan proyek mandiri, di mana setiap peserta menciptakan aset promosi digital bagi usahanya menggunakan teknologi AI.
“Adaptasi teknologi adalah sebuah keniscayaan, namun sentuhan manusia selamanya abadi. Mesin diciptakan untuk membantu, bukan menggantikan peran manusia yang memiliki rasa ingin tahu, nalar kritis, dan hati nurani, dalam hal ini kita dapat memahami pentingnya keseimbangan antara teknologi dan kreativitas manusia,” tambah Ahmad.

Menurut Friyal Hanifah, selaku Pengelola Rumah BUMN Tegal, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing UMKM lokal.
“Kami di Rumah BUMN Tegal berkomitmen memastikan UMKM binaan kami tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi pemenang di era digital. Kolaborasi dengan Universitas Harkat Negeri melalui workshop ini adalah strategi kami untuk mendobrak batasan kreativitas dan efisiensi. Dengan AI, kami berharap biaya sewa studio, model, atau desainer grafis tidak lagi menjadi penghalang,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Robby Hardian, Kepala Program Studi D-3 DKV Universitas Harkat Negeri, menilai workshop ini menjadi bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari program Sainvisma Batch 3, di mana kami mengabdikan ilmu desain langsung kepada masyarakat, khususnya para pejuang UMKM. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa kami belajar langsung dari dunia industri, mengasah keterampilan teknis dan komunikasi, serta memperkuat portofolio mereka,” tuturnya.
Workshop “Mantra AI untuk UMKM” menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia akademik dan ekosistem bisnis lokal mampu melahirkan inovasi yang relevan dan berdampak nyata. Para peserta tidak hanya membawa pulang keterampilan baru, tetapi juga semangat dan keyakinan bahwa dengan AI, UMKM Tegal mampu tampil percaya diri di panggung nasional, bahkan global.